Targeting Orang Berduit di Facebook

Beriklan di Facebook/Instagram bisa dibilang gampang tapi cukup menantang. Disebut gampang karena dibandingkan metode iklan konvensional, FB Ads jauh lebih efektif dan powerful. 

Sementara itu, tantangannya dalam beriklan di FB Ads adalah menemukan target pasar yang tepat agar penjualan optimal. Masalahnya seringkali bukan pada kualitas produk, melainkan pada salah sasaran dalam targeting.  

Produk Anda mungkin sudah bagus, sudah melakukan riset pasar juga, tetapi hasil akhirnya hanya menambah jumlah like dan komentar tanpa adanya penjualan.

Bisa jadi targeting yang Anda lakukan juga tidak buruk, tetapi persoalannya adalah daya beli dari target pasar Anda. Kemungkinan besar target pasar Anda hanya menyukai produk Anda tetapi tidak sanggup membelinya. 

Misalnya begini: Anda berjualan sepatu olahraga, kemudian Anda menarget orang-orang yang menyukai halaman (pages) brand olahraga ternama seperti Nike atau mungkin Adidas. 

Anda merasa orang-orang tersebut pastilah punya minat pada sepatu olahraga. Namun, menyukai brand mahal bukan berarti mampu membeli produk tersebut.

Jadi, meskipun produk Anda sudah bagus dan sesuai dengan minat audience, tetap saja percuma jika calon pembeli merasa produk tersebut terlalu mahal.

Lalu Apa yang Harus Anda lakukan? Haruskah Menurunkan harga?
Melakukan perang harga atau berlomba-lomba menjadi harga termurah dengan kompetitor Anda bukanlah cara yang dianjurkan.

Alasannya, hal itu berpotensi memperburuk kondisi bisnis Anda, dan hal ini juga tidak menjamin konsumen akan loyal pada produk Anda. Yang harus Anda lakukan adalah menemukan audience yang tepat untuk produk Anda, dan mendapatkan orang-orang yang memiliki cukup daya beli untuk membeli produk Anda. 

Setelah itu Anda bisa membangun database konsumen Anda agar menjadi loyal dan selalu bisa Anda hubungi untuk promosi produk terbaru.

Bagaimana Caranya?
Anda harus melakukan targeting audience secara spesifik. Berikut beberapa teknik dan tips dari pengalaman saya untuk bisa menarget audience yang memang memiliki daya beli, bukan yang “seolah-olah” bisa membeli.

1. Target Berdasarkan Gadget yang Digunakan
Facebook bisa menarget orang-orang dengan gadget tertentu, bukan hanya like halaman gadget tersebut, tapi memang menggunakannya.
Anda bisa menarget orang-orang yang menggunakan gadget paling mahal saat ini seperti iPhone 11 atau paling tidak iPhone 8. Sudah dipastikan target audience Anda setidaknya punya daya beli untuk membeli gadget mahal tersebut.

2. Target Berdasarkan Tempat Kerjanya
Jika Anda menarget orang-orang dengan gelar CEO atau direktur, Anda melakukan hal yang kurang tepat. Karena terkadang mereka bukan benar-benar CEO atau perusahaan yang dipimpinnya masih perusahaan kecil.

Langsung saja target audience Anda berdasar tempat kerjanya. Misalnya perusahaan multinasional atau pegawai BUMN yang karyawannya rata-rata punya gaji di atas sepuluh juta. 

3. Target Berdasarkan Perilaku
Jika Anda menarget orang-orang yang menyukai halaman tentang traveling, belum tentu orang tersebut memang sering bepergian ke luar negeri.

Namun, jika Anda menarget orang-orang yang terbiasa check-in di luar negeri, mungkin Anda bisa menemukan target pasar yang lebih akurat.

4. Gunakan Fitur Narrow Targeting
Fitur Narrow Targeting di Facebook bisa digunakan mempersempit target audience Anda. Misalnya Anda menarget orang-orang yang suka bermain Tenis dan Golf. 

Pada kolom tambahan Anda bisa mengisi tentang Serena Williams, peralatan Golf/Tennis, dan mungkin lapangan Golf yang ada di kota besar. 

Dengan begitu, bisa diasumsikan orang-orang tersebut memang biasa bermain Tennis/Golf, bukan hanya suka. 

1 thought on “Targeting Orang Berduit di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *